Ngewe Dengan Cina Pluit

Cina Pik

Jam menunjukkan pukul 06:30 saat dering alarmnya menyesakkan telinga…. masih terasa lelah tubuh ini dan gravitasi kasur bertambah kuat sebesar 64,712% memberikan beban tambahan untuk menahan tubuhku untuk bangkit…. aku sedikit tersentak melihat jam menunjukkan pukul 06:40…. tapi lantas membuatku nyengir kadal karena ternyata hari ini adalah hari sabtu… salah satu hari kemerdekaanku yang enggan aku lewatkan..

Cina Pik


bay deu wey eniwey baswey… perkenalkan aku dicky…. lengkapnya Dicky rain ganteng…. Ya… papihku memang eksentrik dalam memberikan nama anaknya… tapi keun we lah selera beliau memberikan nama ternyata membawa kesuksesan tersendiri bagi ketiga anaknya…. sebagai gambaran… aku Pria berumur 28 tahun, tinggi badanku hanya 178 cm… wajahku standar banget…. dan harap jangan bandingkan dengan wajah Al Ghazali… mending mah bandingin dengan wajahnya Dzumafo epandi atau Osas Saha… rada adil kalo sama itu mah…
kali kedua aku kaget mendengar suara dering…. dering telepon itu ternyata dari kolektor leasing yang salah nomor…. hihh… aku pantang ngutang ke lising… kalo ke waruung mah iya… ketiga kali hp ku berdering… tapi kali ini dari orang yang ku tunggu… ya Felicia wang, seorang manager project pembangunan gedung dimana aku bekerja saat ini. memang udah sebulan ini aku ngincer dia untuk jadi pacarku…. yaa minimal bisa icip icip lah hehehehe…..
” Dicky… Are you wake ?” tanyanya mesra
” Tatadi ceu… ngan tunduh keneh ” Jawabku sekenanya
” Hah ?? ” di bingung dengan jawabanku… lalu derai tawa bagai mutiara terjatuh dilantai keramik terdengar merdu merayu…
” Dick… Banguuun..” Katanya manja Dack dick dack dick… semaruk wajahku kaya kepala titit kituh ? umpatku dalam hati
” Iya Fei fei…. ini juga sedang berusaha dan berjuang untuk bangun ” Jawabku sekenanya
” Dicky… aku udah di depan pintu apartemen kamu…. katanya kamu mau temenin aku weekend ini…” Tagihnya
mendadak semangat juang 45 x16 akar pangkat tiga berkobar…. aku melompat bangun dan berjalan agak cepat menuju pintu…kubuka pintu apartemenku dan kusambut Fei fei dengan wajah kusut bagai kanebo kering dihiasi senyuman yang sama sekali jauh dari kata menawan…..
” Morning handsome…” fitnahnya manja
aku terpukau dengan dandanan casualnya…. kaos abu abu agak longgar dengan celana legging hitam kontras dengan kulitnya yang putih khas wanita chinese… dicubitnya pipiku dengan manja sambil menyuruhku cuci muka…. tak lupa dibawanya berbagai barang belanjaan dapur…. ngga enak hati aku ambil semua barang belanjaan itu dan menyimpannya di meja dapur supaya mudah saat dia mau bawa pulang… lalu aku cuci muka… pas cuci muka.. aku teringat belum gosok gigi… lalu aku menggosok gigiku…. * mulai jadi geuleuh gaya bahasa aing ih..
Sebenernya aku langsung mandi, karena ngga enak ada bidadari badanku bau asem sisa keringat kemarin yang udah basi… segar rasanya selesai mandi…. kucari Fei fei di ruangan tamu… ” Fei..” panggilku…” Dicky… sini aku di Kitchen..” Sahutnya lembut….. kulangkahkan kaki ke arah dapur bersih… dan nampak Fei fei tengan duduk anteng menyusun belanjaan di kulkasku…. minuman kaleng yang ada dirapihkannya sambil beberapa dikurangi jumlahnya ” kenapa disusun dikulkas saya ? ” tanyaku heran “Dimana mana laki laki jarang menyimpan makanan… makanya aku siapin supaya kamu ngga kerepotan nyari makanan pas pulang kerja… Oh iya…hari ini aku masak disini ya..?” tanyanya sambil memeluk pinggangku dari belakang dan merapatkan tubuhnya….buah dadanya yang sekal dan proporsional terasa menekan punggungku… ” bolehkan dicky ? ” tanyanya manja ” Ya boleh lah… kan hari ini hari kemerdekaan jadi ngga boleh ada yang larang larang apapun….” kataku sembari menariknya kepelukanku… senyumnya berkembang cantik sekali..( Tau kan Eli Sugigi kalo lagi senyum ? Nah ini 157625x lebih cantik dari eli sugigi ) kukecup dahinya lembut sambil deg degan dan berharap semoga dia nggak marah…. ” Eumhh… so sweet sekali kamu ke aku..” katanya manja…. aku hanya tersenyum sebagai jawaban penuh makna…. ” Honey… aku ngga mau bajuku bau bawang… aku ganti dulu ya ” katnya… Aku mengangguk dan berusaha menenangkan gejolak kegembiraan hati ini… sambil kubuka plastik belanjaan yang masih terbungkus rapi…. ” Aku mau masak ayam Hainan hari ini, karena aku tau kamu ngga makan daging babi ” ucapnya setelah ganti baju dengan pakaian rumahan yang membuatku tercengang… ya.. dia hanya mengenakan Hotpants spandex dan tanktop spagetti string ketat denag BH strapless… menonjolkan yang menonjol…. tubuhnya yang mungil semakin menarik dan terlihat sensual… ” Fei aku bantuin ya…” kataku yang disambut senyuman manis
Tak lama kami pun hanyut dalam kesibukan memasak diakhir minggu ini.
Waktu menunjukkan jam 11:30, ketika kami selesai memasak dan membenahi dapur…. kami makan sambil menonton siaran televisi yang sedang menayangkan program Promosi dari sebuah perusahaan pengembang…. ngga tau kenapa harus nonton program itu… tapi yang jelas lagu richard clayderman yang mengalun memberikan nuansa relaks untuk kami… Fei fei menikmati perlakuanku yang berusaha memanjakannya, Sambil bersandar ia kusuapi makanan hasil masakan kami….Sumpah enak beneran…. ngga kaya ayam Hainan buatan warteg… ini sempurna sekali rasanya… apa karena bumbunya yang spesial dan yang buatnya chinese asli ya…. dan yang jelas dibuatnya dengan cinta…. sambil makan dia bertanya manja ” Dicky…. kenapa kamu perlakukan akuseperti ini ? ” ” Kaya gimana ? Ditulak bantingkeun kah ? ” jawabku seenaknya….. Kufikir ia akan marah… ternyata dia malah memelukku mesra dan manja ” Kamu buat aku seperti ratu, dan aku menkmati ini..” Jawabnya sambil matanya yang ceper memandangku berbinar dan ada sedikit airmata yang mengambang di pelupuknya….. Kukecup jidatnya yang berbulu halus… ” Aku seperti ini karena aku sadar, sepertinya aku menemukan pelabuhan hatiku yang selama ini aku cari ” kataku yang kali itu ( Tumben ) serius…. ” Dicky.. Maukah kamu jadi kekasihku seumur hidupku…. biarlah kubuang kewarganegaraanku untuk jadi WNI, supaya kita tetap bersama sampai mati ” ucapnya sambil menyusupkan kepalanya didadaku dan memelukku makin erat…” Aku siap sayang ” jawabku mantap…. Dia menatapku berbinar sambil bibir mungilnya tersenyum maniiis sekali… kalo ada yang punya diabetes saat itu pasti kambuh melihat senyumnya…. sumpah….
Nggak lama aku berdiri..” mau kemana ?” peluknya makin erat… ” Euhh… pan mau ngambil minum ceu Empi… Hauss..” Ujarku sambil mencubit mesra pipinya yang tirus tanpa oplas… ” Aku mau..” katanya manja menggoda… ” iya…”
Saat kusodorkan segelas air es dia hanya menatap mataku sambil tersenyum penuh arti… ” Eh… naha ? ” tanyaku takjub…” Masa make gelas hun..”… *Njir… si eta mulai manggil aku Hunny…. “Terus gimana atuh ? ” tanyaku pura pura bloon, padahal bodo…. ” dare enough to give me drink straight from your mouth ? ” tanya nya nangtanin… ” Deeuuhh… nantangin ” kataku tersenyum… kuminum air es itu agak banyak.. kutempelkan bibirku ke bibirnya…. diminumnya air itu tanpa sungkan… setelah habis dia menatapku mesra sambil tersenyum dan tetap memelukku…. tatapan mata itu memberi arti yang dalam… seperti ada api yang mulai bergelora didalamnya…. bibir kami makin mendekat… sebuah kecupan lembut kuberikan dibibirnya… dan matanya memejam meresapi perasaan yang sulit dikatakan dengan kata kata… kulanjutkan ciuman lembut dibibirnya yang disambut hangat dan cenderung bernafsu dari fei fei… kebelai punggungnya dengan lembut sambil terus mengecup lembut bibirnya yang mungil menawan….” Eummhh…. ” Lenguh fei fei…. kulepaskan ciumanku… fei fei sedikit memundurkan tubuhnya sembari tersenyum… ada goyangan erotis yang dia tunjukkan kepadaku sambil dia memberi aba aba untuk masuk kekamar tempatku tidur….. sesampainya dikamar ia mendorong tubuhku yang mencoba memeluknya sambil matanya menatapku hangat… ia melepaskan ikat rambutnya yang lurus dan halus… lalu dilepasnya tanktop yang membalut tubuh mungilnya…. lalu BH strapless yang ada di dadanya pun dilepasnya sambil sesekali bergoyang erotis… senyumnya singguh menggoda dan membuat hasrat kelelakianku meradang…. kontolku pun tegang dan beringas merespon rangsangan visual yang dilakukan fei fei…. kudekati fei fei dan kuraih bahunya… ia menngalungkan lengannya ke bagian belakang leherku… sambil jidat kami saling bertemu dan menempel satu sama lain… kembali kuberikan kecupan lembut di bibirnya yang ternyata dibalas dengan agresif dan penuh nafsu oleh fei fei…. lidahku dan lidahnya saling belit… kecipak suara kecupan kami terdengar mesra…. ” eungghh… ” lenguh fei fei sambil melepaskan ciuman… dan di merebahkan tubuhnya diatas kasur yang biasa kutiduri…. aku sangat takjub memandangi buah dadanya, putingnya mancung berwarna antara coklat muda dan pink… areoalnya kecil…. tidak terlalu besar tapi tidak rata… aku mulai melakuakn belaian lembut dengan jariku diantara belahan buah dadanya…. kulihat bulu romanya meremang tanda ia menerima rangsangan… kujelajahi buah dadanya denga ujung jariku dengan lembut….aku mulai menyentuh putingnya yang mancung indah… dadanya terangkat sambil terdengar lenguhan lirih dari bibirnya… matanya sayu menatap tarian jariku di dadanya… ku kecup putingnya lembut yang semakin membuat dia mengangkat dadanyasambil mengerang halus…. kulanjutkan kecupan itu dengan hisapan lembut di kedua pitingnya bergantian… tak lupa tanganku meremas halus dengan perasaan takjub merasakan kenyalnya buah dada sekal milik feifei… sedikit bergetar dengkul ini merasakan situasi indah dsari wanita idaman hati…. remasanku sedikit menguat dan membuat fei fei makin melenguh…” Eunnnggghh Dicky… ” katanya sambil meremas rambutku kala kuhisap putingnya sedikit kuat… aku ngga berani melakukan rangsangan dengan kasae… karena aku tahu aku menyayangi fei fei….. dan aku tak ingin menyakitinya…. tanganku meluncur kebawa kearah gundukan danging semok yang terbelah ditengahnya… walupun masih terbungkus hotpants tapi kurasakan ada kehangatan yang kuanggap luarbiasa di jariku…. kuusap perlahan memek fei fei dari luar celananya…. reflex ia merenggangkan pahanya menerima rangsanganku. kulanjutkan usapan lembut manja itu di memeknya diiringi goyangan indah pinggulnya, kuberanikan diri membuka hotpantsnya yang dibantu fei fei dengan mengangkat pinggulnya agar aku mudah melepas hotpantsnya.. saat hotpantsnya terlepas kulihat fei fei ingin membuka celana dalam tipisnya… kecegah ia melakukan itu karena aku sungguh menikmati memeknya yang tembem dibalik celana dalam tipis itu…. ia menatapku sedikit heran tapi ia menuruti mauku… kuselusuri tug=buh mulusnya yang bagaikan pualam, setiap mili kunikmati dan kujilati dengan lembut yang membuat fei fei semakin gelisah dalam terpaan birahi, hingga akhirnya bibirku menyentuh renda celana dalam kremnya yang tipis… kigigit celana itu dan kutarik hingga lepas, ia tersenyum manja dan menarik kepalaku ke dalam pelukannya… kukecup bibirnya dan kuremas dadanya dengan lembut, kuselusuri setiap bagian dari batang lehernya yang cukup jenjang, ujung lidahku sedikit nakal menggelitik bagian belakang telinganya yang membuat ia merinding…. lidah liar ini semakin berani menjelajahi tubuh indah itu… hingga sampai di perutnya… kukecup pelan pelan sambil sesekali kujilati perutnya yang rata, hingga akhirnya penjelajahan lidahku sampai di bagian yang merupakan titik rangsangan utama dari fweifei… ku pandangi bulu halus yang tidak lebat yang menutupi memeknya, kukecup perlahan bibir memek berwarna pink itu… dan tak kusangka ia sedikit mengejang sambil berkata ” Dicky lagi hun… laghi..” rintihnya… kulanjutkan kecupanku yang kian lama mengarah menjadi ciuman ke memeknya…. nafas fei fei tersengal didorong birahi yang menggila.. pantatnya sesekali terangkat saat lidahku menjulur mengenai bibir memeknya, kujilat dan kurasakan cairan yang merembes keluar dari memeknya, entah lah rasanya seperti apa yang jelas enak dan membuat ketagihan, tanganku ikut bergerilya mengucek bibir memekitu, akhirnya jari ini nkal membuka memek rapet milik fei fei… kucari daging mungil yang berada diantaranya, kutemukan itil yang masih pink itu dan mulai kujilati….” Aoohhh… Dickyy… Nikmat sekali huuunn…ooohhh…jangan berhenti sayang… jangan berhenti…” rintihnya menikmati perlakuan yang kuberikan kehuisap itil yang kian membesar itu sambil kumainkam lidahku menggeseknya.. fei fei semakin menggila dan menggoyangkan pinggulnya dahsyat, mungkin ia makin nggak tahan dengan apa yang kulakuan, tiba tiba ia menarikku dan membalikkan tubuhku hingga ia bertahta diatas tubuhku, dikecupnya bibirku denga liar dan bernafsu dijelajahinya tubuhku dan gantian ia menghisap putingku… aku rasakan indah dan nikmat perlakuan fei fei, dilepasnya celanaku dan ia melotot melihat kontolku tegak menantang dan berurat… agak malu ia memegang kontolku tetapi beberapa menit kemudian ia menggenggam kontolku dengan mesra sambil sesekali mengocok kontolku…” Kalo kamu mau dan suka kamu bpoleh emut kontoolku yang..” kataku masih menikmati kocokannya…. dia terlihat masygul.. lau ia mencoba memasukkan kontolku tapi hasilnya i malah tersedak kontolku…. kutarik kepalanya dan ia tersenyu, di kecupnya kepala kotolku sambil di gesek gesek ke buah dadanya.. kami semakin larut dalam nafsu hingga akhirnya ” Aku diatas ya hunn..” katanya manja.aku yang belum sepenuhnya sadar hanya bisa merasakan sesuatu yang hangat di kepala kontolku kulihat dia menggesekkan kontolku ke memeknya beberapakali, lalu ia berusaha menekan pinggulnya, ada sesuatu yang kurasakan menghalangi kontolku untuk masuk m=ke memeknya… tiba tiba aku ssadar fei fei masih vrgin..! akuinging mencegahnya tetapi kasip…. tubuhnya semakin menekan hingga membuat kontolku makin masuk kedalam memeknya dan memecahkan selaput daranya.. Sekilas ada ekspresi sakit kulihat di wajahnya… ia memelukku rapat….. lalu perlahan ia menggoyangkan pinggulnya… aku yang tadinya khawatir kembali terbakar gairah saat kurasakan kehangatan memek fei fei yang sempit di kontolku…. ” Huuunn… penuh banget rasanya memekku hunn…” ucapnya dengan nafas mulai cepat… ia terus memompa tubuhnya denga gerakan aduhai… naik turun kadang maju mundur, saat ia bergerak naik turun aku sangat menikmati sebuah pemandangan indah buah dadanya yang berguncang… diraihnya tanganku kearah buah dadanya… kuremas mesra sambil sesekali kupelintir lembut putingnya yang merona.. kulihat kepala fei fei menegadah sambil kudengar ada rintihan mesra dari mulutnya… aku bangun dan duduk kupeluk tubuh fei fei sambbil kukecupmesra bibirnya..” Huunn… ciman kamu bikin aku melelh huunn…” erangnya…. kulanjutkan ciumanku sambil pantatku kugoyang maju mundur, pelukan fei fei makin erat di tubuhku…. aku merasakan ada desakan luarbiasa pada sengkanganku…. kontolku serasa semakin linu, gerakan fei fei juga semakin tak teratur diiringi racauan dalam bahasa china yang aku ngga faham… hingga saatnya tiba… kontolku inginmemuntahkan sesuatu dan aku ngga kuat menhanannya…” yaaang aku mau nyampe… keluarinn dimana ??” erangku…” Didalam hhuunn didalaaamm…” erangnya sambil terus menekan memeknya kekontolku…. dan beberapa saat kemudian fei fei menjerit lirih diiringi lenguhan panjangku saat kami orgasme bersamaan…. ia masih memelukku sambil tersengal sengal kupeluk tuubuhnya sambil sesekali kukecup bahunya yang mulus… ” I love you huunn…” rintihnya…. kutatap wajahnya… ya ia menangis tapi ia bahagia ” aku sudah serahkan kesucianku sebagai seorang wanita kepadamu… dan aku akan menuruti katamu sebagai pemimpinku hun..” ucapnya pasrah penuh cinta…. tak kuasa kutahan airmata ini… antara bahagia dan sesal… kupeluk erat tubuhnya ” Kuserahkan keperjkaanku kepadamu dan akan kubawa kamu sebagai bidadari surgaku sayang..”… dia tersenyum mniiis sekali dan dikecupnya bibirku…” Hun aku ingin ke WC ” kujawab ” iya..” … ia menatapku manja ” tapi akun ngga ingin kontol kamu lepas dari memekku..” ucapnya lirih… ” yang aku khawatir…” toiba tiba ia menutup mulutku…” aku sudah tau tatapanmu terhadapku… dan aku sudah merasakan perasaanmu kepadaku…. tatapanmu, kelembutanmu, perhatianmu, dan candamu… aku menerimamu sebagai calon suamiku bukan pacarku…. dan kalau ini terjadi seperti yang baru kita lakukan.. aku sudah mempersiapkannya… aku minum pil anti hami dari china..” katanya meyakinkanku…… aku agak lega dengan ucapannya ” Aku menerimamu sebagai calon istriku… di dunia maupu akhirat kelak… jangan pernah tinggalkan aku sayang…” ucapku mantap tanpa dilandasi nafsu… tetapi ucapan lelaki sejati…*Anyeeng sejati kaya merk roko…. ” Jadi ngga mau ke WC ? ” tanyaku…” Gendong…” Ucapnya manja…. kugendong tubuhnya yang mungil itu kekamar mandi… kala kubilas ia sedikit menyeringai ( Seringai = grup musik hardcore asal bandung ) lalu ku keringkan tubuhnya memakai handuk…. kugandeng tangannya menuju kamar, sambil kupakaikan kembali pakainnya….” Hun malam ini aku mau nginep sini…” katanya….” anter ambil pakaian ya.” tambahnya….” OK my Moonlight…” ucapku sambil mengecup pipinya… dipakainya kaos casual abu yang tadi ia pakai… lau kami pun berjalan menuju apartemennya…..